Kesalahan Keuangan Dan Cara Menghindarinya

Perencanaan keuangan sangat penting, namun sayangnya sering diabaikan oleh sebagian besar investor. Rencana keuangan yang tepat terdiri dari evaluasi komprehensif tentang keadaan keuangan Anda saat ini dan masa depan. Pada tingkat yang paling dasar, rencana keuangan Anda harus menggunakan variabel yang diketahui saat ini untuk memprediksi pendapatan masa depan, nilai aset, dan memastikan uang Anda keluar dari Anda. Sayangnya, kebanyakan investor (kecil dan besar) tidak meluangkan waktu untuk melakukan rencana keuangan yang tepat, malah mereka mengayunkannya, dan berharap untuk yang terbaik.

Saya berbicara dengan V. Raymond Ferrara, CFP®, Chairman dan CEO, dari ProVise Management Group di Clearwater Florida yang mengelola $ 1.5B untuk klien di seluruh negeri. Ray telah berkecimpung dalam bisnis perencanaan keuangan sejak tahun 1970an dan telah bertugas di dewan beberapa asosiasi perencanaan keuangan nasional. Setelah berbicara dengannya, berikut adalah tiga kesalahan umum yang dibuat orang mengenai masa depan keuangan mereka dan bagaimana Anda dapat menghindarinya:

3 Kesalahan & Cara Menghindarinya:

Tidak Memiliki Rencana

Kesalahan paling umum yang saya lihat membuat orang berkenaan dengan rencana keuangan, tidak memiliki rencana. Kedengarannya aneh, tapi sangat benar. Dapatkah Anda bayangkan mencoba membangun rumah tanpa cetak biru? Haruskah seseorang berinvestasi dalam bisnis tanpa rencana bisnis yang dipikirkan dengan baik? Haruskah seseorang masuk ke operasi dan mulai memotong?

Jika tidak, mengapa Anda membangun kekayaan Anda tanpa rencana keuangan? Agar adil, jika Anda tidak memiliki rencana keuangan yang tidak berarti Anda tidak akan sukses, tapi peluang keberhasilan Anda dan kebesaran kesuksesan itu ditingkatkan dengan memiliki sebuah rencana. Dengan buta membeli S & P 500, Dow Jones Industrial Average, atau Nasdaq bukanlah rencana yang masuk akal, masih banyak faktor lain yang perlu dipertimbangkan. Solusi: Dapatkan rencana keuangan.

Mulai terlambat

Kesalahan terbesar kedua, terutama bagi mereka yang memulai, adalah bahwa mereka menunda investasi dan terjebak dengan satu ton hutang. Hal ini terjadi karena orang menyukai kepuasan instan dan kebanyakan orang menghabiskan lebih banyak dari yang mereka hasilkan.

Tentu, ini menciptakan banyak hutang dan sedikit atau tanpa tabungan. Karena hukum bunga majemuk, dolar terpenting yang Anda investasikan adalah dolar awal Anda. Oleh karena itu, sangat penting untuk mulai menabung dan berinvestasi sedini mungkin. Millennials123, sebuah perusahaan konsultan swasta, membantu perusahaan, Menarik, Mempertahankan, dan Menginspirasi Milenium (baik konsumen maupun karyawan), mengatakan kepada saya bahwa sebagian besar milenium tidak memiliki rencana keuangan. Solusi: Mulai menabung / berinvestasi lebih awal.

Tidak Merencanakan Skenario Kasus Terburuk

Kesalahan ketiga yang cenderung dilakukan orang adalah bahwa mereka tidak memiliki dokumen hukum yang tepat untuk membantu kasus kecacatan atau kematian seseorang, terutama jika mereka memiliki anak kecil. Solusi: Dapatkan urusan hukum Anda untuk memastikan keluarga Anda terlindungi.

Ini hanya beberapa kesalahan yang dibuat orang mengenai perencanaan keuangan yang sangat penting. Ada banyak sumber bagus yang tersedia jika Anda ingin melakukan rencana keuangan, pastikan Anda senang dengan rencanamu.

Menghemat Keuangan Itu Penting

Ketika Anda memikirkan statistik tentang berapa banyak uang yang dikonsumsi orang Amerika rata-rata, ini sedikit menakutkan. Jika Anda melihat survei 201 GOBanking Rates, lebih dari separuh orang Amerika memiliki tabungan di bawah $ 1.000. Seribu dolar tidak banyak uang untuk menangani banyak keadaan darurat yang ditimbulkan kehidupan kepada kita. Jika Anda seorang pengusaha, akan sangat sulit untuk mengurus keadaan darurat bisnis dengan jumlah tabungan tersebut, dan Anda memerlukan arus kas ke skala.

Ada berbagai macam nasehat di dunia kewirausahaan dan banyak hal itu hanya berlaku bagi orang yang memberikannya. Namun, ada beberapa prinsip dasar yang telah membantu pengusaha sejak awal waktu. Salah satunya adalah gagasan memiliki tabungan dan disposable income.

Ini tidak biasa bagi pengusaha lain untuk mendekati Anda dengan keinginan untuk membeli salah satu produk atau layanan Anda tetapi mereka tidak memiliki uang tunai. Mereka menawarkan untuk melakukan perdagangan, barter, berkolaborasi, atau jaringan ke penawaran premium Anda daripada membayar. Jika ini adalah Anda, itu adalah satu hal untuk menawarkan pertukaran jika perdagangan menambah nilai bagi setiap pengusaha.

Singkirkan persentase keuntungan Anda yang tetap

Ini harus akal sehat tapi tidak. Ketika kita mengalami banyak uang masuk pada satu waktu, ada godaan untuk menjalani kehidupan yang baik. Kami membeli barang-barang yang kami inginkan dengan anggapan bisnis akan selalu bagus. Ketika menjadi lambat, kita panik dan marah pada diri sendiri karena tidak menyingkirkannya lagi.

Anda harus memahami situasi keuangan Anda. Anda harus tahu berapa banyak yang perlu Anda bayar untuk membayar tagihan Anda, berapa banyak perkiraan yang akan Anda buat di kuartal ini, dan seberapa banyak Anda harus melepaskan diri dari keadaan darurat. Perusahaan besar memahami dan merencanakan semua hal ini dengan cara ini dan jauh sebelumnya. Sebagai solopreneur dan bisnis kecil, kita perlu mengembangkan pola pikir seperti ini. Dengan perencanaan yang tepat, Anda bisa mengendalikan level tertinggi dan terendah dan pendapatan rollercoaster.

Jangan mengeluarkan terlalu banyak uang

Sangat mudah untuk menghabiskan dan berinvestasi dalam bisnis Anda ketika waktu yang baik dan uang mengalir, tapi tidak selalu cerdas. Jika Anda masuk ke media sosial, Anda akan mengalami filosofi baru yang mencoba meyakinkan Anda untuk membeli kursus, pembinaan dan produk tidak peduli seperti apa keuangan Anda. Anda malu jika mengatakan bahwa membeli pelatihan tidak sesuai dengan anggaran Anda saat ini. Anda diberitahu bahwa satu-satunya cara untuk melewati situasi Anda adalah dengan berinvestasi dalam pelatihan berbayar seseorang.

Ada saatnya untuk melewati keyakinan yang membatasi diri sendiri dan berinvestasi dengan cara yang membuat Anda tumbuh, tapi tidak jika Anda ingin menggali diri Anda dalam lubang yang tidak dapat Anda hindari atau bila Anda memiliki keluarga tergantung pada kamu. Kursus, pembinaan dan produk bisa berjalan tapi butuh waktu untuk menutup investasi Anda. Ingat itu sebelum melakukan investasi.

Jangan terlalu memaksakan diri dan keuangan Anda karena Anda sudah diyakinkan oleh orang lain. Buat keputusan yang paling sesuai untuk bisnis dan bisnis Anda.

Jadikan tujuan Anda untuk memiliki uang “sekrup Anda”

Sebagian besar dari kita pengusaha memulai bisnis kita untuk bebas dan membangun keamanan finansial. Saat memulai bisnis, Anda memiliki tujuan besar untuk membangun sesuatu yang mendukung Anda. Ini fokus Anda dan Anda bekerja keras untuk sampai ke sana. Begitu Anda mencapai level itu, saatnya menetapkan tujuan yang lebih besar.

Tingkat pertumbuhan Anda berikutnya harus menciptakan stabilitas pendapatan sampai pada titik memiliki banyak uang “sekrup Anda”. Itu uang yang bisa Anda belanjakan atau investasikan pada apapun yang Anda inginkan dan tetap solid secara finansial. Ini berarti Anda memiliki tabungan, bisnis Anda menghasilkan pendapatan yang kuat secara konsisten, Anda menginvestasikan kembali ke bisnis Anda dan Anda masih memiliki tambahan. Itu tempat yang bagus untuk menjadi.

Perbandingan Kinerja Koperasi dan Bank Dalam Roda Ekonomi Pembangunan

Perbandingan Kinerja Koperasi dan Bank Dalam Roda Ekonomi Pembangunan

Sebagai perusahaan jasa keuangan yang sudah sejak lama Bank mengatur keuangan nasabah menjadi bagian dalam perekomomian dimasyarakat. Namun selain Bank koperasi pun juga memberikan sumbangsih yang sama, namun bedanya konsumen tidak memiliki nomor rekening dan kartu ATM. Akan tetapi keduanya memiliki perbedaan sebgai sebuah institusi, dimana koperasi merupakan perusahaan perseorangan, sedangkan Bank merupakan institusi besar dan sebagian ada yang milik pemerintah.

Bila dilihat dari sisi kinerja kedua institusi tersebut sama-sama memberikan sumbangsih pada perekonomian bangsa. Akan tetapi ada yabg berperan paling besar dalam perekonomian tersebut yakni Perbankan. ini dikarenakan perbankan memiliki modal cukup besar dari dana simpanan nasabahnya. Dengan begitu akan lebih banyak inovasi program sehingga lebih variatif untuk ditawarkan pada nasabah. Sebagai contoh untuk jenis tabungan saja dapat ditawarkan jenis tabungan syariah dan konvensional.

Belum dari sisi fitur echannel yang ditawarkan pada nasabah agar bisa lebih mudah mengaksesnya bisa mengaktifkan layanan mobile banking hingga internet banking. dengan langkah tersebut pertambahan nasabah pun jadi jauh lebih cepat. Namun sebanding dengan layanannya memang ada biaya administrasi untuk menutupi biaya operasional Bank tersebut.

Berbeda halnya dengan Koperasi dimana dari sisi biaya administrasi nyaris tidak ada, sehingga simpanan nasabah yang tidak bertambah jumlahnya pun akan tetap utuh. sumbangsih percepatan ekonomi bangsa dari Koperasi memang ada namun tidak sebesar dari perbankan. ini dikarenakan dana simpanan wajib yang ditentukan pun nilainya masih kecil dan simpanan sukarela pun juga tidak dibatasi. Akan tetapi kelebihan institusi ini dapat membantu perekonomian keluarga kecil, sehingga cukup dengan melakukan simpanan wajib dan simpanan sukarela saja hingga sudah mencapai jumlah 1juta saja sudah dapat melakukan pinjaman.

Perbandingan Kinerja Koperasi dan Bank Dalam Roda Ekonomi Pembangunan

Dengan cara seperti itu maka perekonomian keluarga kecil pun akan terbantu khususnya yang berwirausaha dan masih skala kecil. Jika pengusaha kecil tersebut mengajukan pinjaman di Bank bisa dilakukan namun prosedur yang harus dipenuhi cukup kompleks.

Baca juga : 5 Manfaat Perkembangan Ekonomi Kreatif

Jadi jika ingin menilai dari sisi kinerja pertambahan nasabah keduanya sama-sama ikut serta membangun roda ekonomi bangsa namun untuk masing-masing segmen pasar. Koperasi dengan segmen masyarakat menengah ke bawah sedangkan perbankan melalui segmen masyarakat menengah keatas.

Jika dilihat dari sisi percepatan pembangunan ekonomi memang Bank lebih unggul dibandingkan koperasi karena banyaknya inovasi baik program dan layanan konsumen, jadi kedua institusi tersebut cukup besar sumbangsihnya.

5 Manfaat Perkembangan Ekonomi Kreatif

5 Manfaat Perkembangan Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif merupakan pertumbuhan sistem ekonomi yang menjadikan kreatifitas sebagai bahan utama penggerak pertumbuhan tersebut. Jadi dapat dikatakan ide-ide kreatif dalam sektor ekonomi tersebut adalah sesuatu yang mahal yang tidak ternilai harganya. keunggulan dari industri kreatif ini adalah sesuatu yang tidak monoton, sehingga akan dapat mewarnai ramainya transaksi jual beli.

Gagasan ekonomi kreatif ini juga didukung oleh presiden Jokowi agar masyarakat seluruhnya menunjukkan ide dan gagasannya dalam bentuk produk dan jasa, sehingga menjadi ciri khas kreatifitas dari Indonesia. Dukungan tersebut dilatar belakangi oleh mulai diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang menggambarkan bahwa persaingan dalam mencari kerja akan beragam dimana dari luar negeri boleh bersaing dengan penduduk indonesia.
Untuk itu agar masyarakat tidak mengandalkan mencari pekerjaan, dapat memanfaatkan sektor ekonomi kreatif tersebut. Berikut Beberapa manfaat yang bisa didapat, antara lain :

– menciptakan lapangan pekerjaan

Jelas sekali dengan banyaknya orang mengemukakan gagasannya dalam industri ekonomi kreatif akan menciptakan banyak lapangan kerja dan mengurangi jumlah pengangguran.

– Mengurangi tindakan Kriminal

Walaupun dampaknya tidak secara langsung, namun dengan berkurangnya jumlah pengangguran akan mengurangi juga angka tindakan kriminalitas yang mungkin terjadi.

– Menciptakan masyarakat Kreatif

banyaknya gagasan baru akan menciptakan kalangan masyarakat yang monoton sehingga dapat terus bergerak dan menunjukkan kreatifitasnya.

– Bisnis lebih kompetitif

Persaingan dalam bisnis yang akan membuat bisnis itu sendiri jadi lebih menarik untuk ikut serta didalamnya. Sehingga akan tercipta pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan mempercepat pembangunan.

Baca juga : Perbandingan Kinerja Koperasi dan Bank Dalam Roda Ekonomi Pembangunan

– Terciptanya percepatan Inovasi

Adanya kreatifitas tersebut menciptakan percepatan inovasi dalam produk dan jasa yang ditawarkan. Dengan begitu perkembangan budaya dan teknologi pun akan semakin modern karena semakin beragamnya gagasan dan kreatifitas.

5 Manfaat Perkembangan Ekonomi Kreatif

Nah setujukah kamu dengan perkembangan ekonomi kreatif? setuju dan tidaknya kamu tetap akan membuat gagasan ini tersalurkan, terlebih dengan adanya dukungan presiden di Negara ini. Kreatifitas tidak selalu berbentuk kerajinan tangan, namun juga dapat berbentuk konsep, hingga wujud sebuah bangunan atau event dan sebagainya.

Jadi saatnya kamu menunjukkan ide-ide lamu dalam hal apapun dan buat menjadi sebuah karya yang memiliki nilai jual. Dengan begitu persaingan pun dapat lebih bervariasi selain dari persaingan mencari pekerjaan. Sehingga dapat dikatakan peluang kamu berprestasi jauh lebih besar karena masih ada sisi kreatif lainnya yang belum ditonjolkan dan harus dipopulerkan dikalangan masyarakat luas.

Kelebihan Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi Bangsa

Kelebihan Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi Bangsa

Koperasi merupakan badan usaha perseorangan merupakan wadah yang tepat bagi masyarakat yang memiliki penghasilan tidak tetap namun ingin memiliki simpanan dan mendapat kemudahan dalam sisi jasa pembiayaan barang hingga jasa. Prinsip yang diterapkan didalamnya dari anggota untuk anggota ini merupakan gerakan simpanan bersama yang nantinya masing-masing anggota dapat dibantu jika membutuhkan pinjaman dari dana yang terkumpul tersebut. Peran koperasi dalam menggerakkan perekonomian bangsa sudah cukup lama, sebab anggota koperasi yang punya penghasilan tetap maupun tidak tetap dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.

Koperasi memiliki kelebihan yang cukup banyak dan jangkauan masyarakat yang dapat diajak untuk bergabung dapat lebih luas. Agar lebih memahami keunggulannya berikut uraiannya lebih lengkap, antara lain :

– syarat Lebih mudah

Bergabung menjadi anggota koperasi cukup mudah dibandingkan dengan memiliki rekening bank. ini disebabkan prioritas utama jangkauan masyarakatnya adalah menengah kebawah. tujuannya agar masyarakat bawah seperti petani dan sejenisnya dapat terbantu secara ekonomi keluarganya dalam mengembangkan usaha maupun mensejahterakan kehidupan rumah tangganya.

– Jumlah setoran ringan

Tidak seperti perbankan yang menentukan jumlah setoran awal dengan nominal hingga ratusan ribu bergantung dari jenis tabungannya, untuk koperasi kamu dapat mulai melakukan setoran awal mulai dari puluhan ribu dan sudah termasuk setoran wajib. Jadi kalangan masyarakat manapun dapat bergabung dengan koperasi.

Kelebihan Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi Bangsa

– Biaya administrasi ringan

Untuk sisi biaya administrasi dikoperasi hanya dikenakan diawal ketika baru bergabung menjadi anggota koperasi. Jadi setelah bergabung untuk biaya administrasi per bulannya tidak dikenakan lagi.

Baca juga : Kelebihan Prinsip Ekonomi Syariah Indonesia

– Bunga pinjaman ringan

Jika kamu sudah menjadi anggota koperasi dapat mengajukan pinjaman dikoperasi walaupun baru bergabung beberapa bulan. Akan tetapi simpanan dikoperasi minimal sudah berada dalam jumlah tertentu. Kemudian dari sisi cicilan perbulan pun jauh lebih ringan dan dipastikan tidak akan membebani kamu sebagai anggota koperasi.

Dari uraian kelebihan yang dimiliki koperasi tersebut menunjukkan bahwa koperasi dapat menjadi solusi bagi masyarakat pengusaha kecil yang sedang membutuhkan bantuan modal untuk pengembangan. Syaratnya yang mudah menggambarkan bahwa koperasi merupakan institusi yang membumi dan berperan serta dalam memajukan perekonomian bangsa. jadi bagi kamu yang belum menjadi anggota koperasi segera daftarkan diri dan dapatkan berbagai kemudahan dalam layanan koperasi hingga nilai bagi hasil yang menarik bagi kamu yang suka menabung dengan melakukan simpanan wajib dan simpanan sukarela.

Keunggulan E-money Dibanding Uang Fisik

Keunggulan E-money Dibanding Uang Fisik

Mata uang elektronik saat ini sudah menjadi tren dikalangan masyarakat kota besar Jakarta sehingga sudah banyak yang menjadikannya sebagai alat transaksi pembayaran baik untuk berbelanja untuk kebutuhan barang dan jasa. Akan tetapi diluar kota besar Jabodetabek mata uang elektronik tersebut belum memiliki tren yang populer sehingga masyarakat dikota tersebut masih menggunakan mata uang fisik sebagai sarana pembayaran. Sosialisasi dari pemerintah melalui perbankan untuk menggunakan mata uang elektronik sebagai media pembayaran karena jaminan keamanan dalam bepergian dan kecil kemungkinannya menjadi korban tindak kejahatan seperti perampokan, pembegalan dan sejenisnya.

Keunggulan E-money Dibanding Uang Fisik

Lalu apa sajakah keunggulan yang dimiliki mata uang elektronik dbandingkan dengan mata uang fisik? Nah untuk mengetahui hal tersebut berikut diuraikan beberapa keunggulan yang dimilikinya, antara lain :

  • Praktis

Seiring dengan semakin sanggih teknologi yang membuat kehidupan semakin lebih mudah dan praktis, Alat pembayaran mata uang fisik pun perlahan mulai tergantikan dengan mata uang elektronik. Dengan jenis ini pun akan membuat konsumen praktis membawa uang dalam jumlah banyak yang berbentuk kartu. Selain itu jika kamu melakukan pembayaran disupermarket dengan jumlah tagihan hingga pecahan terkecil pun tetap tidak masalah dan mudah untuk dibayar. Dengan begitu kamu tidak perlu direpotkan membawa uang recehan dalam bepergian kemanapun ketika berbelanja.

  • Aman

Dikarenakan uang elektronik tidak akan membuat dompet menggembung, sehingga ketika bepergian pun akan merasa aman dan kecil  kemungkinannya menjadi korban tindak kejahatan seperti perampokan, begal dan sejenisnya.

  • Banyak Merchant

Tersedianya mesin EDC hingga mesin yang dapat menerima pembayaran melalui tcash yang disediakan oleh perusahaan operator terbesar di Indonesia ini memudahkan merchant saat menerima pembayaran konsumen sehingga tidak perlu lagi menyetorkan uang lagi ke Bank.

  • Mudah digunakan

Penggunaan uang elektronik cukup mudah digunakan cukup dengan tapping ke alat pembayarannya yang bentuknya seperti mesin EDC. Berbeda halnya dengan yang bentuknya tcash dimana bentuknya seperti stiker yang harus ditempelkan pada smartphone yang memiliki teknologi NFC,  kemudian stiker tersebut dengan smartphonenya ditempelkan di alat pembayaran khusus NFC.

Baca juga : Melihat Perbedaan Keuangan dan Akutansi

Nah dengan beberapa keunggulan tersebut konsumen dapat degan mudah menggunakan uang elektronik sebagai alat pembayaran baik produk dan jasa, sehingga tren penggunaan uang fisik untuk pembayaran pun perlahan tergantikan walaupun belum sepenuhnya. Nah bagaimana dengan kamu saat apakah sudah memiliki uang elektronik yang berbentuk kartu? Jika belum segera hubungi bank dimana kamu memiliki rekening didalamnya.

Melihat Perbedaan Keuangan dan Akutansi

 

Melihat Perbedaan Keuangan dan Akutansi

Sebagian masyarakat mungkin ada yang tidak mengetahui perbedaan  dalam profesi pekerjaan Akuntan dan bagian keuangan, walaupun jikadilihat dari istilahnya sama-sama  mengatur keuangan pada sebuah perusahaan. Lalu apakah ada perbedaan antara kedua istilah tersebut? Nah ini yang perlu kamu pahami terlebih dulu agar kamu dapat mengambil kesimpulan untuk pertanyaan tersebut.

Jabatan bagian keuangan pada dalam sebuah perusahaan merupakan profesi yang bertanggung jawab dalam merencanakan sekaligus melaksanakan hingga mengendalikan sumber keuangan untuk setiap kegiatan yang dibutuhkan dalam sebuah perusahaan. Sedangkan profesi Akuntan adalah orang yang bertanggung jawab dalam mencatat sekaligus membukukan segala bentuk aktifitas aliran uang yang masuk dan keluar dalam sebuah organisasi atau perusahaan.

Lalu apakah kedua profesi bagian keuangan dan Akuntan sama? Jika dilihat dari aktifitasnya mengatur aliran keuangan sebuah perusahaan memang sedikit sama, namun umumnya bagian keuangan merupakan departemen yang terdapat dalam sebuah perusahaan yang mengatur keuangan tersebut, dimana didalamnya terdiri dari beberapa orang dan salah satunya adalah akuntan. Jadi dapat disimpulkan bahwa seorang akuntan merupakan orang yang bertanggung jawab melaporkan aktifitas keluar dan masuknya keuangan perusahaan dan merupakan bagian dari departemen keuangan di perusahaan tersebut. Lalu bagaimana pertanggungjawabannya akuntan? Nah pertanggungjawabannya adalah melaporkan keuangan pada bagian direktur keuangan yang posisinya lebih tinggi dalam departemen keuangan.

Melihat Perbedaan Keuangan dan Akutansi

Jadi dapat disimpulkan bahwa yang merencanakan dan melaksanakan serta mengendalikan sumber keuangan dipertanggungjawabkan tugasnya pada direktur keuangan, dimana dalam pelaksanaannya akan dibantu oleh stak keuangan dan salah satunya adalah akuntan. Nah kaitan dengan pekerjaan bila kamu ingin melamar pekerjaan disebuah perusahaan maka sebaiknya mencantumkan untuk profesi akunting bukan bagian keuangan, karena dari istilahnya jelas akunting adalah yang membukukan aktifitas keuangan, sedangkan bagian keuangan masih umum dan butuh diperinci kembali.

Baca juga : Keunggulan E-money Dibanding Uang Fisik

Selain itu pastikan kemampuan akuntansi kamu cukup tinggi karena pertanggungjawabannya cukup berat dikarenakan salah mencantumkan satu angka saja akan mempengaruhi pada jumlah angka keseluruhan yang akan dilaporkan. Sehingga harus sudah terbiasa dengan beragam kwitansi dan struk pembelanjaan perusahaan dan membuat rekapannya sehingga dapat tersusun dengan baik dalam pelaporannya nanti.

Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa bagian keuang dengan akuntan merupakan satu tim dalam sebuah departemen keuangan sebuah perusahaan dimana tugasnya bersama-sama mengatur masuk dan keluarnya uang agar dapat dikelola untuk operasional hingga perkembangan perusahaan dimasa mendatang dan umumnya status jabatannya sudah karyawan tetap.

Kekurangan Uang Elektronik di Jual Beli

 

Kekurangan Uang Elektronik di Jual Beli

Walaupun saat ini uang elektronik sudah mulai banyak digunakan oleh masyarakat sebagai alat pembayaran berbagai transaksi penjualan dan pembelian barang dan jasa, namun masih banyak yang lebih percaya menggunakan uang non elektronik. Ini dikarenakan masyarakat yang masih belum teredukasi keunggulan yang dimiliki uang elektronik atau sarana pendukung seperti alat untuk menerima pembayarannya belum tersedia di setiap merchant tempat konsumen biasa membeli produk atau jasa setiap bulannya. Dengan begitu uang secara fisik pun memiliki peran yang cukup penting sebagai sarana alternatif untuk dijadikan alat pembayaran setiap transaksi yang dilakukan konsumen.

Kekurangan Uang Elektronik di Jual BeliUntuk itulah beberapa kekurangan dari uang elektronik berikut perlu dibenahi oleh pemerintah melalui perbankan yang ada agar lebih aktif kembali dalam melakukan promosi dan kerjasama dengan berbagai merchant yang memudahkan konsumen untuk melakukan pembayaran. Berikut kekurangan uang elektronik tersebut, antara lain :

  • Merchant yang terbatas

Jika dilihat penggunaan uang elektronik masih terbatas pada kota-kota besar sehingga merchant yang menyediakan alat yang menerima pembayaran uang elektronik pun sudh banyak disediakan. Akan tetapi bagaimana dengan di kota kecil dimana merchant yang menyediakan pun masih terbatas.

  • Bergantung dengan sistem

Ketika melakukan pembayaran dengan menggunakan uang elektronik maka sistem akan membantu memotong saldo uang elektronik yang terdapat dalam kartu. Ketika sistem sedang mengalami gangguan akan mengganggu proses transaksi sehingga dibutuhkan uang fisik sebagai gantinya.

  • Mesin Isi ulang uang elektronik yang terbatas

Dibalik kecanggihan uang elektronik dimana penggunaannya cukup dengan tapping kartu seperti flash dan sejenisnya, ternyata ketika saldo didalamnya habis tidak semua kartu dapat dengan mudah mengisi ulang saldo kedalamnya dikarenakan ATM yang khusus menyediakan teknologi tersebut masih terbatas.

Baca juga : 5 Langkah Memaksimalkan Keuangan Dari Penghasilan Minim

  • Harus memiliki Rekening Bank

Untuk kartu yang menyediakan uang elektronik memang disponsori oleh bank penerbitnya dimana konsumen harus memiliki rekening dibank tersebut untuk memudahkan pada saat isi ulang saldo pada kartu tersebut.

Nah dengan kekurangan yang dimiliki uang elektronik tersebut, maka kamu sebagai konsumen harus menyiasatinya dengan selalu menyediakan uang fisik sebagai sarana alternatif pembayaran ketika uang elektronik mengalami kendala untuk dijadikan sarana pembayaran. Jadi buat kamu yang sudah biasa dengan praktisnya uang elektronik, tetap harus selalu menyediakan uang fisik didompet kamu sebagai alternatif cadangan, sehingga tidak akan menghambat kamu ketika sedang melakukan trsansaksi.