Kekurangan Uang Elektronik di Jual Beli

 

Kekurangan Uang Elektronik di Jual Beli

Walaupun saat ini uang elektronik sudah mulai banyak digunakan oleh masyarakat sebagai alat pembayaran berbagai transaksi penjualan dan pembelian barang dan jasa, namun masih banyak yang lebih percaya menggunakan uang non elektronik. Ini dikarenakan masyarakat yang masih belum teredukasi keunggulan yang dimiliki uang elektronik atau sarana pendukung seperti alat untuk menerima pembayarannya belum tersedia di setiap merchant tempat konsumen biasa membeli produk atau jasa setiap bulannya. Dengan begitu uang secara fisik pun memiliki peran yang cukup penting sebagai sarana alternatif untuk dijadikan alat pembayaran setiap transaksi yang dilakukan konsumen.

Kekurangan Uang Elektronik di Jual BeliUntuk itulah beberapa kekurangan dari uang elektronik berikut perlu dibenahi oleh pemerintah melalui perbankan yang ada agar lebih aktif kembali dalam melakukan promosi dan kerjasama dengan berbagai merchant yang memudahkan konsumen untuk melakukan pembayaran. Berikut kekurangan uang elektronik tersebut, antara lain :

  • Merchant yang terbatas

Jika dilihat penggunaan uang elektronik masih terbatas pada kota-kota besar sehingga merchant yang menyediakan alat yang menerima pembayaran uang elektronik pun sudh banyak disediakan. Akan tetapi bagaimana dengan di kota kecil dimana merchant yang menyediakan pun masih terbatas.

  • Bergantung dengan sistem

Ketika melakukan pembayaran dengan menggunakan uang elektronik maka sistem akan membantu memotong saldo uang elektronik yang terdapat dalam kartu. Ketika sistem sedang mengalami gangguan akan mengganggu proses transaksi sehingga dibutuhkan uang fisik sebagai gantinya.

  • Mesin Isi ulang uang elektronik yang terbatas

Dibalik kecanggihan uang elektronik dimana penggunaannya cukup dengan tapping kartu seperti flash dan sejenisnya, ternyata ketika saldo didalamnya habis tidak semua kartu dapat dengan mudah mengisi ulang saldo kedalamnya dikarenakan ATM yang khusus menyediakan teknologi tersebut masih terbatas.

Baca juga : 5 Langkah Memaksimalkan Keuangan Dari Penghasilan Minim

  • Harus memiliki Rekening Bank

Untuk kartu yang menyediakan uang elektronik memang disponsori oleh bank penerbitnya dimana konsumen harus memiliki rekening dibank tersebut untuk memudahkan pada saat isi ulang saldo pada kartu tersebut.

Nah dengan kekurangan yang dimiliki uang elektronik tersebut, maka kamu sebagai konsumen harus menyiasatinya dengan selalu menyediakan uang fisik sebagai sarana alternatif pembayaran ketika uang elektronik mengalami kendala untuk dijadikan sarana pembayaran. Jadi buat kamu yang sudah biasa dengan praktisnya uang elektronik, tetap harus selalu menyediakan uang fisik didompet kamu sebagai alternatif cadangan, sehingga tidak akan menghambat kamu ketika sedang melakukan trsansaksi.