Sikap Mental Pebisnis Yang Harus Anda Miliki

Sikap Mental Pebisnis yang Harus Anda Miliki

Dalam menjalankan sebuah usaha, akan ada begitu banyak halangan yang akan menghadapi anda. Untuk itu, memiliki mental yang kuat adalah sebuah keharusan untuk menjaga bisnis anda tetap berjalan. Di samping strategi yang matang, kekuatan mental akan menentukan bagaimana bisnis anda dapat bertahan di tengah berbagai ujian yang ada.

Berikut ini merupakan beberapa sikap mental yang perlu anda miliki jika anda ingin memiliki masa depan yang sukses:

Berani Mengambil Resiko

Meskipun mudah diucapkan, pada nyatanya tidak semua orang berani mengambil resiko. Apalagi jika keputusan tersebut menyangkut kebahagiaan dirinya tau orang yang dicintainya. Mengambil resiko bukan berarti anda menentukan langkah secara gegabah. Sebelum mengambil sikap, anda perlu memikirkan dan menganalisis segala kemungkinan yang ada dengan pertimbangan yang matang. Seorang pebisnis akan senantiasa dihadapkan dengan resiko terburuk. Seorang pebisnis sukses, Bob Sadino, mengatakan bahwa mereka yang tak siap dengan resiko terburuk tak perlu menjadi pebisnis.

Niat dan Tekad yang Kuat

Tekad yang kuat merupakan modal awal bagi seorang pebisnis untuk mewujudkan rencana bisnisnya. Akan ada banyak kegiatan yang akan anda hadapi saat akan mewujudkan rencana bisnis. Tanpa tekad yang kuat, anda tidak dapat mengembangkan potensi bisnis anda dengan maksimal. Tekad yang kuat ini dapat tercermin melalui keseriusan dan waktu yang diluangkan untuk bisnis.

Senantiasa Ikhlas dan Bersyukur

Proses yang dihadapi seorang pebisnis akan dipenuhi berbagai tantangan. Tanpa rasa ikhlas dan syukur, maka seorang calon pebisnis akan cepat patah. Seorang pebisnis harus bisa merasa ikhlas dan bersyukur, serta menemukan makna atas hasil yang didapat meskipun profit yang diraih tidaklah terlalu besar.

Sikap Mental Pebisnis yang Harus Anda Miliki

Berkemauan Keras

Rasa pesimis dan putus asa merupakan perasaan yang wajar muncul dalam diri seorang pebisnis. Namun hanya tekad kuatlah yang dapat melampaui perasaan pesimis dan putus asa tersebut. Di samping itu, mental serta karakter berkemauan keras dalam diri seorang pebisnis dapat membawa pebisnis tersebut kepada jalan mewujudkan bisnis anda atau kepada peluang-peluang bisnis baru.

Tahan Banting dan Tidak Cengeng

Untuk menjadi seorang wirausaha, anda tidak dapat cengeng dan tidak tahan banting. Wirausaha adalah sebuah cara untuk dapat mandiri. Oleh karena itu, dalam menghadapi tantangan dan rintangan dalam berbisnis, anda harus memiliki sikap tahan banting dan tidak cengeng.

Dalam menjadi seorang pebisnis, yang lebih penting dari memiliki modal adalah bagaimana anda memiliki karakter seorang pebisnis andal.

Cara Cerdas Gunakan Instagram untuk Promosi

Cara Cerdas Gunakan Instagram untuk Promosi

Sebagai pelaku usaha, promosi merupakan hal yang penting dalam mengembangkan usaha. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan media sosial seperti instagram. Saat ini, instagram tidak lagi hanya sebagai sosial media yang digunakan untuk berbagi foto pribadi. Dengan pengguna aktif Instagram yang cukup besar di Indonesia, Instagram menjadi sebuah pasar yang ramai dengan peluang bisnis yang besar bagi mereka yang dapat memanfaatkannya dengan baik. Pasar ini tidak hanya diisi oleh pelaku usaha kecil dan menengah saja, bahkan beberapa usaha besar juga memiliki akun Instagram sebagai media promosinya.

Instagram juga dapat menjadi media promosi dua arah antara pelaku usaha dengan konsumen sehingga apabila digunakan secara tepat, hal ini dapat meningkatkan engagement dengan konsumen. Meskipun instagram, sebagai pemilik online shop anda tetap harus menjaga citra usaha anda tetap elegan. Memberikan komentar di akun besar memang dapat menarik followers akun anda, namun jangan sampai anda membuat komentar yang mengganggu atau spam.

Berikut ini kami sampaikan beberapa trik menggunakan Instagram untuk jualan:

Beri Keterangan Jelas

Lengkapi seluruh keterangan yang diperlukan mulai dari profile picture, biodata, hingga alamat website jika anda memilikinya. Dengan mengisi seluruh data yang dibutuhkan dengan jelas, akun instagram anda akan lebih dapat dipercaya.

Tentukan tema konten

Mengisi akun instagram anda dengan konten yang bermanfaat dapat membuat orang menyukai akun anda dan menambah follower anda. Cobalah tentukan satu tema yang bermanfaat dan konsisten sebagai daya tarik dan ciri khas akun anda. Tema tersebut dapat disesuaikan dengan produk yang anda tawarkan.

Sebagai contoh, apabila produk anda adalah hijab , anda dapat mengisi akun instagram anda dengan posting mengenai jilbab syar’i. Jangan lupa bahwa instagram dapat menjadi media interaksi antara anda dengan calon konsumen anda.

Cara Cerdas Gunakan Instagram untuk Promosi

Lakukan dengan Konsisten

Konsistensi dalam menerbitkan postingan dapat menunjukkan bahwa anda eksis di dunia Instagram. Di samping itu, dengan anda mengirimkan postingan secara konsisten, follower anda akan merasa bahwa anda dekat dan selalu ada untuk mereka.

Gunakan Hashtag (#)

Meskipun sepele, penggunaan hashtag bisa jadi sesuatu yang penting. Hashtag merupakan pengkategorian dalam postingan instagram, anda dapat menggunakan hashtag khusus maupun hashtag umum agar postingan anda dapat lebih mudah ditemukan.

Bangun Relasi

Cobalah bangun relasi dengan akun-akun Instagram yang sejenis dengan akun online shop anda. Apabila akun anda adalah akun fashion wanita, cobalah membangun relasi dengan artis fashion di Instagram. Komentar merupakan salah satu cara membangun relasi dengan mereka, namun berikanlah komentar yang sesuai dengan postingan mereka dan bukan komentar spam.

Berikut itu merupakan beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk membangun usaha anda melalui Instagram. Selamat mencoba!

Bagaimana Membagi Keuntungan Usaha dengan Investor

Bagaimana Membagi Keuntungan Usaha dengan Investor

Dalam sebuah usaha, keuntungan adalah hal penting. Namun bagaimana jika anda memulai bisnis bersama orang lain? Dalam hal ini orang lain tersebut dapat dikatakan sebagai rekan kerja. Secara umum terdapat tiga jenis rekan kerja yang mungkin bekerja sama dengan anda dalam memulai sebuah usaha. Besaran keuntungan yang dibagi dapat berbeda tergantung bagaimana tipe rekan kerja anda.

Tiga tipe rekan kerja dalam usaha adalah sebagai berikut:

Rekan kerja aktif. Rekan kerja tipe ini merupakan seorang pemberi modal yang juga terlibat dalam mengurus berbagai hal bersama anda.

Bagaimana Membagi Keuntungan Usaha dengan Investor

Investor. Investor adalh orang yang memberi modal kepada anda. Biasanya dalam bentuk saham. Rekan kerja ini hanya membantu anda dalam sisi permodalan saja dan tidak terlibat aktif dalam kegiatan usaha.

Kreditur. Kreditur merupakan rekan kerja yang memberikan anda bantuan usaha dalam bentuk pinjaman usaha yang harus anda bayarkan. Pada umumnya terdapat pokok utang, bunga, dan waktu jatuh tempo pinjaman.

Pada artikel ini, akan dibahas mengenai pembagian keuntungan khususnya kepada rekan kerja investor.

Untuk membagi keuntungan usaha biasanya dibagi menjadi dua cara. Apabila rekan anda terlibat dalam operasional harian, maka rekan anda akan mendapatkan gaji bulanan. Dan bila rekan anda sebagai pemodal, maka akan mendapatkan dividen yang biasanya dibagi di akhir tahun.

Dividen merupakan keuntungan yang akan diberikan kepada pemodal dan biasanya diberikan pada akhir tahun. Sebelum menentukan besaran dividen, anda perlu mengingat bahwa keuntungan bulanan yang anda miliki jangan sampai anda habiskan seluruhnya untuk gaji owner. Anda perlu mempersiapkan modal untuk keberlanjutan usaha ke depannya, biaya promosi, serta investasi masa depan.

Sebagai permisalan, apabila pada tahun berjalan anda berhasil meraih keuntungan bersih sebesar Rp500 juta, anda dapat membaginya untuk investasi tahun depan sebesar Rp300 juta, biaya operasional sebesar Rp100 juta, dan dividen sebesar Rp100 juta.

Angka Rp100 juta pada dividen ini adalah keuntungan yang akan diberikan kepada pemilik modal. Apabila pemilik modal ada lebih dari satu orang, maka persentase pembagian keuntungan disesuaikan dengan persentase kepemilikan modal.

Jika di antara pemilik modal ada yang juga terlibat secara aktif dengan kegiatan operasional harian, maka di samping mendapatkan dividen sebagai pemilik modal, orang tersebut juga berhak mendapatkan gaji bulanan yang besarnya ditentukan sesuai dengan kesepakatan.

Pilih Perbanyak Uang di Bank atau di Aset?

Pilih Perbanyak Uang Di Bank atau di Aset?

Punya uang yang banyak memang keinginan setiap orang, sehingga banyak yang menumpuk uangnya di rumah melalui celengan konvensional hingga di Bank. Sebagian masyarakat menyimpan dan memperbanyak uangnya dibank ataupun konvensional dengan alasan karena fleksibilitasnya, dimana ketikabsedang membutuhkan uang segera bisa langsung menggunakannya dengan menarik dari ATM ataupun membuka celengan konvensionalnya. Akan tetapi cara tersebut merupakan cara menyimpan uang saja bukan memperbanyak uang yang dimilikinya.

Lalu bagaimana cara memperbanyak uang yang dimiliki, apakah dengan cara deposito dibank?benar, namun cara tersebut tentu membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun jika jumlah uang yang kamu miliki memang bukan untuk kebutuhan bulanan dan termasuk dalam kategori simpanan menyimpan dideposito cukup baik namun bunya kecil, sehingga peningkatannya pun kurang signifikan. Lain halnya jika jumlah uang simpanan kamu tersebut disimpan dalam bentuk aset yang memiliki nilai peningkatan uangnya cukup signifikan.

Contoh aset tersebut seperti tanah, rumah, dan sejenisnya. Ini disebabkan aset tersebut memiliki nilai imbal hasil yang cukup tinggi. bisakah dalam bentuk aset lain seperti emas? tentu bisa, namun nilai pengbaliannya tidak sebesar aset tanah ataupun rumah. Akan tetapi jika emas yang dimiliki bukan perhiasan, misalnya logam mulia akan lebih baik karena tidak akan terlalu rugi bila ingin dijual kembali. Jadi pilihan tersebut juga bergantung dari kemampuan keuangannya kamu sendiri akan sanggup memiliki aset jenis apa.

Pilih Perbanyak Uang Di Bank atau di Aset?

Apakah kendaraan mobil atau motor termasuk aset? bisa jadi jika kendaraan tersebut dijadikan sarana untuk usaha mencari uang, namun jika hanya digunakan sebagai kendaraan pribadi dan tidak produktif akan merugikan karena nilai kendaraan tersebut akan menurun seiring berjalannya waktu. Beberapa jenis kendaraan yang produktif seperti mobil rental, traktor, bus, dan masih banyak lagi.

Baca juga : Mana Yang Lebih Untung, Investasi atau Wirausaha?

Jenis aset seperti ini lebih dikenal dengan istilah aset bergerak, sedangkan untuk tanah dan rumah termasuk aset tidak bergerak. Kedua jenis aset tersebut memiliki biaya perawatan yang untuk menjaga keutuhan nilainya serta meningkatkan nilai aset tersebut.

Variasi aset tidak bergerak lainnya adalah barang koleksi seperti mata uang, barang langka, barang antik, lukisan dan masih banyak lagi. Nah tertarik untuk memiliki jenis aset tersebut? atau justru lebih tertarik menyimpan dibank? semua keputusan kamu yang memutuskan. Satu hal yang perlu diingat bahwa aset yang kamu miliki terdapat resiko dan biaya perawatan yang berbeda yang tentunya akan memangkas keuntungan yang kamu peroleh dari aset tersebut.

Mana Yang Lebih Untung, Investasi atau Wirausaha?

Mana Yang Lebih Untung, Investasi atau Wirausaha?

Investasi merupakan langkah yang tepat dalam rangka meningkatkan jumlah uang yang dimiliki sehingga menjadi berlipat ganda dalam ukuran waktu tertentu. Akan tetapi Berwirausaha pun juga dapat mewujudkan hal tersebut bahkan dapat berlipat ganda dalam waktu singkat. Namun masing-masing cara meningkatkan keuangan tersebut memiliki resiko yang harus dihadapi, sehingga ketika kamu menjalankan salah satu langkah tersebut kamu siap menerima segala konsekuensinya. Lalu manakah yang lebih efektif antara berinvestasi dan berwirausaha? Tentu keduanya sama-sama efektif, namun kembali pada masyarakat itu sendiri yang mengetahui jumlah keuangan yang dimilikinya.

Baca juga : Pilih Perbanyak Uang di Bank atau di Aset?

Untuk itu diperlukan untuk mengetahui terlebih dulu resiko apa yang akan dihadapi dalam berinvestasi maupun berwirausaha, agar dapat menentukan pilihan langkah apa yang akan kamu ambil untuk untuk meningkatkan jumlah keuangan yang dimiliki. Berinvestasi memang tiga jenis resiko mulai dari resiko rendah menengah dan tinggi. Masing-masing rresiko tersebut juga sepadan dengan nilai keuntungan yang mungkin didapat, dimana resiko rendah peluang keuntungannya pun kecil, hingga resiko tinggi peluang keuntungannya tinggi.

Sebagai contoh menabung emas, dimana kamu akan menginvestaskan sejumlah uang untuk membelinya yang akan berpeluang memberikan keuntungan cukup besar dalam waktu lama 5-10 tahun. Akan tetapi jika kamu hanya berinvestasi dalam satu tahun maka sedikit keuntungan yang didapat bahkan mungkin tidak akan dapat. Sehingga dapat disimpulkan jika ingin berpeluang untung besar harus investasi di jenis resiko tinggi seperti saham yang berpeluang memberi keuntungan dalam satu hari bahkan satu jam, namun ketika harga jual saham turun pun akan rugi resikonya.

Mana Yang Lebih Untung, Investasi atau Wirausaha?

Sedangkan dalam berwirausaha pun kamu akan menginvestasikan uang yang kamu miliki dalam bentuk modal usaha. Tentunya dalam langkah ini kamu harus lebih cermat perhitungannya karena jika tidak akan merugikan kamu sendiri diawal usaha. Sehingga kamu harus melakukan survey jenis usaha apa yang sedang ramai da diminati pasar, dan berapa lama jenis usaha tersebut akan populer? Setelah itu hitung besar modal yang dibutuhkan mulai dari peralatan hingga bahan yang dibutuhkan temasuk karyawan jika dibutuhkan.

Jika seluruh perhitungan tersebut tepat maka kamu akan mendapatkan puluhan kali lipat keuntungan dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan investasi dalam bentuk emas yang waktunya relatif panjang.

Nah dari uraian tersebut menunjukkan bahwa setiap pilihan baik berinvestasi  maupun berwirausaha keduanya memiliki resiko. Oleh karenanya kenali diri kamu terlebih dulu apakah seorang pengambil resiko atau bukan agar bisa mengambil pilihan yang tepat untuk meningkatkan keuangan yang dimiliki.